Wednesday, April 29, 2015

PRICING STRATEGI : Penetepan harga dengan Break even analysis

Break even analysis, istilah awamnya titik impas. Artinya bahwa hasil yang didapatkan tepat sama dengan pengorbanan yang dikeluarkan. Dalam aktivitas penjualan berarti kondisi balik modal atau kembali pokok.
Dalam business profit-oriented, pebisnis akan selalu mencari tau pada angka berapa break even tercapai. Selanjutnya angka tersebut menjadi panduan berapa harga yang harus dipatok agar tidak rugi, juga berapa banyak untung yang ditargetkan.
Dalam artikel business builder menyatakan nilai penting tool ini:  “break even analysis is a simple but effective tool to evaluate relationship between sales volume, product cost and revenue”. Dengan mereview ketiga elemen ini, target angka penjualan dalam satuan mata uang dan dalam satuan kuantitas/volume dapat dihitung dengan mempertimbangkan biaya yang dikeluarkan dan pendapatan yang ditargetkan.
Dalam manajemen bisnis, untuk bisa menghitung dengan tepat harga atas suatu produk diperlukan informasi:....

  •  Biaya variabel : misalnya biaya penyusutan alat, overhead, beban administrasi, gaji eksekutif, pajak bumi dan bangunan, biaya komunikasi 
  • Biaya tetap : biaya bahan, upah lembur,
  • Production cost per unit
  • Sales target
  • Profit targeted
Catatan : materi mengenai biaya akan dibahasa tersendiri dalam manajemen akuntansi

Perumusan dan Kegunaan break even analysis dalam Sales & Marketing
Konsep dasar : Pendapatan = pengeluaran
Dalam bisnis ini berarti  : Revenue® = Total biaya
Terkait  Sales and marketing atas suatu produk, maka total pengeluaran biaya (TC : TOTAL COST) yakni TC = Vc + Fc
Dimana Vc = Varibel cost dan Fc = fixed Cost
Dengan demikian konsep dasarnya menjadi
Revenue = Vc + Fc
Selanjutnya dapat dijawab pertanyaan , yang sekaligus bisa jadi patokan standard kinerja sales and marketing yang intinya adalah apakah perusahaan rugi atau untung.
      1.   Berapa besar angka penjualan yang harus dicapai agar tidak rugi?
Pertanyaan ini umumnya muncul dalam rencana penjualan (sales budget) baik per tahun maupun perbulan bahkan bisa jadi mingguan atau harian (TARGET PENJUALAN)
    2.   Berapa besar angka penjualan yang harus dicapai agar target keuntungan yang ditetapkan manajemen tercapai?
   Penjualan adalah satu dari sumber pendanaan perusahaan. Tentu saja yang akan menjadi sumber dana tambahan adalah nilai keuntungan (bukan modal). Untuk tujuan ini, perusahaan akan menargetkan tingkat keuntungan (TARGET KEUNTUNGAN)
      
     Kedua pertanyaan ini pada akhirnya akan menjadi panduan penetapan harga, yang oleh manajemen perusahaan , dijadikan dasar penentuan harga (Price list). Perbandingan realisasi dan target akan menjadi parameter kinerja sales and marketing perusahaan.

No comments:

Post a Comment

Please leave acomment.
I`ll Reply it soon

Please leave comment. I`ll Reply it soon

Subscribe via Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner