Sunday, April 12, 2015

Tugas Manajemen operasional


Studi Kasus 1 : National Air Express

National Air adalah sebuah perusahaan air-express dengan kantor yang tersebar diseluruh Negara bagian. Frank Smith, manajer pada wilayah operasi Chatanooga, kota Tennesee sedang mempersiapkan laporan budget pertriwulan, yang akan dipresentasekan pada rapat regional Area Tenggara minggu depan. Dia sangat kuatir mengenai penambahan biaya modal untuk operasi saat bisnis meningkat cukup besar.  Seingatnya, ini telah menjadi tiga bulan pertama paling buruk, Terjadi badai salju, gempa bumi dan musim dingin yang parah. Frank telah meminta Martha Lewis, supervisor lapangan, membantunya untuk meninjau data yang tersedia dan menawarkan alternative solusi.

Metode Layanan

Perusahaan National Air menawarkan layanan pengantaran kilat via udara dalam waktu satu malam yang diantarkan langsung kerumah pelanggan ( door-to-door overnight air-express delivery) dalam wilayah Amerika serikat.  Smith dan Lewis adalah manajer armada yang terdiri atas 24 buah truk yang menangani pengangkutan dalam area Chattanooga. Rute dirancang berdasarkan area, biasanya digambarkan dengan batasan kode pos, nama jalan utama, atau ciri utama geografis seperti Tennessee River. Penjemputan biasanya ditangani dari jam 3.00 P.M dan 6.00 P.M., senin hingga Jumat. Rute pengemudi adalah paduan antara tempat pemberhentian harian yang terjadwal secara regular dan titik penjemputan nasabah yang menelpon. Perintah Penjemputan yang ditentukan dari telepon masuk disebarkan informasinya melalui radio kepada supir.

Komitmen dibuat terlebih dahulu mengenai tempat penjemputan regular dilakukan dengan memperhatikan bahwa paket telah siap. Meskidemikian, sebagian besar panggilan telepon nasabah menginginkan agar penjemputan dilakukan selambat mungkin, yakni tepat sebelum jam kerja berakhir (biasanya jam 5 sore).

Saat supir tiba pada masing-masing lokasi penjemputan, supir akan memberikan perlengkapan seperlunnya (amplop atau kotak bila diminta) dan sebagian besar menerima tagihan yang telah dilengkapi untuk masing-masing paket.
Karena industry benar-benar sangat kompetitif, supir professional dan sopan penting untuk mempertahankan pelanggan. Oleh karena itu, Smith selalu kuatir para supir akan membuat para nasabah buru-buru melengkapi paketnya.

Pertimbangan budget

Smith dan Lewis mendapati bahwa dalam tiga bulan terakhir mereka tidak dapat memenuhi permintaan nasabah untuk penjemputan yang telah dijadwalkan sebelumnya. Walaupun secara rata-rata para supir tidak dalam kondisi sibuk dengan bisnis, para supir tidak bisa tiba dilokasi penjemputan tepat waktu. Smith tidak berpikir dia mampu memberikan alasan atas kenaikan biaya sebesar $ 1,200 untuk tambahan truk dan supir saat nilai produktifitas tetap (diukur dengan rasio pengapalan per truk/hari). Perusahaan sendiri telah menetapkan diri sebagai operator berbiaya rendah dalam industry pengantaran paket dibarengi dengan komitmen terhadap layanan berkualitas dan nilai untuk pelanggannya.

Pertanyaan diskusi
1.   Apakah ukuran produktifitas yang dinyatakan dalam rasio kiriman per hari per truk masih berguna? Apakah ada alternative lainnya yang efektif?
2.   Apa Hal lain apa yang bisa dilakukan untuk menurunkan variabilitas penjemputan pesanan yang masuk melalui telepon? Bisakah supir diharapkan ada pada beberapa lokasi sekaligus pada pukul 5 sore?
3.   Bagaimanakah seharusnya kita mengukur kinerja penjemputan paket kiriman? Apakah standard berguna dalam lingkungan yang dipengaruhi oleh cuaca, lalu lintas dan variable acak lainnya? Apakah perusahaan lainnya menghadapi  permasalahan yang sama?

 
Studi kasus : Mini-Lube, INC

Terdapat pasar yang besar dan berkelanjutan untuk toko pelumas dan tune-up mobil. Permintaan ini diakibatkan perubahan pola pembelian konsumen yang didorong oleh berkembang pesatnya stasion pengisian bahan bakar yang dioperasikan sendiri (self-service gas station).  Konsumen sekarang mengisi sendiri bahan bakarnya, membuat penghentian kedua  yang perlu untuk melakukan lubrikasi dan penggantian oli. Sebagai konsekuensinya, Mini-lube, Mobil-lube, Jiffy-lube dan perusahaan lainnya mengembangkan sebuah strategi untuk menyesuaikan diri pada peluang ini.

Stasiun Minit-Lube melakukan penggantian oli, lubrikasi dan pembersihan interior dalam lingkungan yang bersih. Bangunannya bersih, dicat dengan warna putih, dan kadangkala dikelilingi oleh taman yang dihias dengan rapi. Untuk memudahkan layanan cepat, mobil bisa dijalankan berbaris tiga.

Pada Minit-lube, pelanggan disambut oleh karyawan perwakilan servis lulusan sekolah Minit-Lube di Salt Lake City. Sekolah ini bukanlah seperti Universitas McDonald’s Hamburger dekat kota Chicago atau sekolah pelatihan  Holiday Inn’s di kota Memphis. Karyawan selanjutnya mengambil pesanan, biasanya mencakup pesanan untuk  pengecekan cairan (oli, air, oli transmisi, pelumas) , tindakan fabrikasi, serta penggantian saringan oli dan udara.

Personalia servis yang berpakaian seragam akan menindaklanjuti pengerjaan pesanan. Team standard yang terdiri atas tiga orang berbagi tugas yakni satu orang mengecek level cairan, satu orang bertugas membersihkan bagian interior dengan alat penghisap debu  dan membersihkan jendela mobil, dan yang ketiga bertugas pada pit garasi melakukan penggantian saringan udara, mengeluarkan oli bekas, mengecek transmisi dan kardan serta melakukan lubrikasi seperlunya.
Penyelesaian tugas secara tepat dan pelatihan yang baik dirancang agar proses pengerjaan dari saat mobil masuk hingga keluar berlangsung dalam 10 menit. Ide dasarnya yakni tidak adalagi pengenaan tambahan biaya, bahkan biayanya bisa lebih sedikit dibanding stasiun pompa bensin dan Dealer mobil, sambil tetap memberikan layanan yang lebih baik.
  
Pertanyaan diskusi
1.   Apa misi Minit-Lube ?
2.   Bagaimana cara strategi operasi memberi keuntungan kompetitif?(Petunjuk:  evaluasi cara pesaing tradisional Minit-lube menjalankan 10 aspek keputusan manajemen operasi dibanding cara Minit-Lube menjalankannya)
3.   Mungkinkah Minit-lube meningkatkan produktifitasnya dibanding para pesaing tradisionalnya? Sebutkan alasannya? Bagaimana cara mengukur produktifitas dalam industry ini?




No comments:

Post a Comment

Please leave acomment.
I`ll Reply it soon

Please leave comment. I`ll Reply it soon

Subscribe via Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner